Selasa, 13 Maret 2012 0 komentar

Psikologi Pendidikan dan Metode Pembelajaran

  • Pengertian Psikologi Pendidikan
Psikologi adalah ilmu yang mempelajari prilaku dan proses mental seseorang.
Pendidikan adalah proses dimana terjadi belajar dan mengajar.
jadi psikologi pendidikan adalah :
  • ilmu yang menerapakan tentang proses prilaku  belajar dan mengajar .
  • cabang ilmu psikologi yang mengkhususkan diri pada cara memahami pengajaran dan pembelajaran dalam lingkungan pendidikan.
Pembelajaran(Learning) adalah pengaruh permanen atas, pengetahuan , dan keterampilan berfikir , yang diperoleh melalui pengalaman.
Behaviorisme adalah pandangan bahwa perilaku harus dijelaskan melalui pengalaman yang dapat diobservasi.
Proses mental adalah pikiran , perasaan , dan motif yang tak dapat diobservasi oleh orang lain.

  • Pendekatan Dalam Belajar 
  1. Behavioral
  2. Kognitif Sosial
  3. Pemrosesan Informasi
  4. Konstruktif Kognitif
  5. Konstruktif Sosial
Penjelasan :
  1. Behavioral adalah penekanan pada pengalaman , terutama penguatan dan hukuman, sebagai pembelajaran dan perilaku.
  2.  Kognitif Sosial adalah penekanan pada interaksi faktor perilaku, lingkungan, dan orang (kognitif) sebagai determinan pembelajaran.
  3. Pemrosesan Informasi adalah penekanan pada bagaimana anak memproses informasi melalui perhatian (atensi), memori, pemikiran dan proses kognitif lainnya.
  4. Konstruktif Kognitif adalah penekanan pada konstruksi kognitif dari pengetahuan dan pemahaman.
  5. Konstruktif Sosial adalah penekanan pada kolaborasi dengan orang lain untuk menghasilkan pengetahuan dan pemahaman.
  • Pendekatan Behavioral Untuk Pembelajaran
  1. Pengkondisian Klasik
adalah tipe pembelajaran di mana suatu organisme belajar untuk mengaitkan atau mengasosiakan stimuli.

                                                                  
untuk memahami teori pengkondisian klasik pavlov :
  • Unconditioned stimulus (US) adalah sebuah stimulus yang secara otomatis menghasilkan respons tanpa ada pembelajaran terlebih dahulu.
  • Unconditioned response (UR) adalah respons yang tidak dipelajari yang secara otomatis dihasilkan oleh US.
  • Conditioned stimulus (CS) adalah stimulus yang sebelumnya netral yang akhirnya menghasilakan conditiomed response setelah diasosiasikan dengan US.
  • Conditioned response (CR) adalah respons yang dipelajari, yakni respons terhadap stimulus yang terkondisikan yang muncul setelah terjadi pasangan US-CS.


2. Pengkondisian Operant 

adalah  sebentuk pembelajaran dimana konsekuensi-konsekuensi dari perilaku menghasilkan perubahan dalam probabilitas perilaku itu akan diulangi.
  • Hukum Efek Thorndike
             

prinsip bahwa  perilaku yang diikuti dengan hasil positif akan diperkuat dan bahwa perilaku yang diikuti hasil negative akan diperlemah.
  • Pengkondisian Operant Skinner
dimana konsekuensi perilaku akan menyebabkan perubahan dalam probabilitas perilaku itu akan terjadi(1938).  
  1.  Penguatan dan hukuman 
penguatan(imbalan)(reinforcement) adalah konsekuensi yang meningkatkan probabilitas bahwa sesuatu perilaku akan terjadi .
 hukuman(punishment) adalah konsekuensi yang menurunkan probabilitas terjadinya suatu perilaku.

Penguatan Positive adalah frekuensi respons meningkat karena diikuti dengan stimulus yang mendukung (rewarding).
Penguatan Negative adalah frekuensi respons meningkat karena diikuti dengan penghilangan stimulus yang merugikan ( tidak menyenangkan )(Fierman, 2002).

Salah satu cara untuk mengingat perbedaan antara penguatan positif dan negatif adalah dalam penguatan positif ada sesuatu yang ditambahkan atau diperoleh. dalam penguatan negatif ada sesuatu yang dikurangi atau dihilangkan. 

       Referensi
  • Santrock, John W. (2004). Psikologi Pendidikan, Edisi Kedua. Jakarta : Kencana Prenada Media Group. 

Minggu, 11 Maret 2012 0 komentar

Perkembangan Anak

1. Mengapa Mempelajari Perkembangan Itu Penting

Perkembangan adalah pola perubahan biologis ,kognitif, dan sosioemosional yang dimulai sejak lahir dan terus berlanjut disepanjang hayat.
Mempelajari perkembangan itu penting karena untuk :
  • Untuk menggambarkan perihal objek dan observasiperilaku anak usia dini hingga hayat.

  • Untuk menjelaskan kejadian-kejadian atau peristiwa empirik yang dialami seorang anak dalam lingkungan bermainya. 

  • Untuk memperkirakan gejala-gejala psikis dan perilaku yang terjadi di masa anak dan umur setara yang timbul dilingkunganya.
Jadi perkembangan anak adalah pola yang mempelajari tentang hal-hal yang berkaitan dengan gejala anak dan perubahan biologisnya.


Pertumbuhan dan Perkembangan Anak 



2. Proses Tumbuh Anak Memiliki Beberapa ciri-ciri yang Saling Berkait.

a.  perkembangan terjadi bersamaan dengan pertumbuhan.
    dikarenakan setiap pertumbuhan pasti terjadinya perubahan fungsi.

b. pertumbuhan dan perkembangan memiliki kecepatan yang berbeda-beda.
    sebagai mana pertumbuhan, perkembangan pasti memiliki kecepatan yang berbeda-beda, baik
    dalam pertumbuhan fisik maupun perkembangan fungsi organ dan perkembangan pada masing
    masing anak.

c. pertumbuhan dan perkembangan pada tahap awal menentukan perkembangan selanjunya.
   setiap anak tidak akan pernah bisa melewati satu kali tahap perkembangan sebelum ia melewati
   tahap perkembangan sebelumnya.
  contohnya: seorang anak tidak akan pernah bisa berjalan sebelum ia dilatih untuk tita(berdiri kecil).

d. perkembangan memiliki tahap yang tetap dan tidak akan pernah berubahah.
   sebagai contoh seorang anak tidak akan bisa berbicara sebelum ia dilatih untuh berbicara dari hal
   yang kecil.


Referensi
Santrock, John W. (2004). Psikologi Pendidikan , Edisi Kedua. Jakarta : Kencana Prenada Media Group 

Sabtu, 10 Maret 2012 0 komentar

Metode Guru

 Guru yang efektif menguasai mata pelajaran.

Ada problematika yang saya dapat dalam hal ini, terutama tentang pertanyaan yang menyatakan?
Apakah semua guru dikatakan efektif?
Menurut pribadi saya, tidak semua guru dikatakan efektif, pasti ada perbandingan yang sering kita sebut dengan Guru yang Pintar & Guru yang Bodoh.

Tepatnya hal ini sering terjadi ditempat daerah yang terisolasi, banyak contoh yang bisa dijadikan kategori Guru Pintar & Guru Bodoh.

Jika guru yang dapat menguasai pelajaran dan dapat memberikan umpan balik terhadap muridnya,maka ia bisa dikatakan guru yang pintar, sementara guru yang tidak dapat menguasai pelajaran dan tidak dapat memberikan umpan balik terhadap muridnya maka ia disebut guru yang bodoh.



 Apakah guru lebih bodoh dari kita?
Menurut saya, tidak ada seorang guru yang dikatakan pintar dan bodoh, istilah diatas hanya sebagai istilah sehari-hari kita saja.
Setiap manusia juga memiliki karakteristik yang berbeda-beda, begitu juga setiap guru pasti memiliki cara/metode transfer ilmu yang berbeda-beda.

  • Ada guru yang dikatakan pintar dalam menguasai mata pelajaran yang ia bawakan, akan tetapi apakah beliau bisa menstransfer ilmunya kepada muridnya dengan baik? jika guru yang terlalu tinggi ilmunya pasti lah ia menggunakan bahasa yang asing didengar muridnya apalagi muridnya dikatakan biasa-biasa saja. sehingga menyebabkan muridnya kesulitan untuk memahami mata pelajaran yang ia bawakan.
  •  Ada guru yang pandai sekali dalam hal menstransfer ilmu ke muridnya, akan tetapi ia tidak berwawasan luas, itu lah yang membuat keterbatasan muridnya untuk mengetahui hal-hal yang belum pernah mereka dengar.


jadi seorang guru tidak ada dikatakan pintar dan bodoh, kembali lagi bagaimana ia memiliki cara-cara yang jitu untuk mentransfer ilmunya kepada muridnya.
Jumat, 09 Maret 2012 0 komentar

Keahlian Memanajemen Kelas

Ada hal yang penting dalam memanajemen kelas:
  • Planning
  • Mengorganisasikan
  • Melakukan
  • Mengontrol
Dalam hal ini juga, setiap individu harus lah memiliki manajemen kelas yang bisa mengatur pribadinya menjadi lebih baik.
Kembali ke individu nya tersebut, seorang pembina nya pun harus lah menjadi orang yang dapat dijadikan sebagai contoh dalam hal memanajemen kelas.
contohnya :








                  Disuatu kelas ada seorang murid yang dikatakan sering keterlambatan masuk kelas, hal ini bisa ditoleran terkait dengan prilakunya yang tidak dapat memanajemen waktu dengan baik.
Tidak hanya cukup  sampai disitu juga, seorang guru juga harus dapat memberikan contoh yang dapat ditiru oleh anak didiknya, seperti :
  •       harus mampu memberikan suasana yang nyaman bagi muridnya.

  •       harus mampu mensiasati strategi peembelajaran yang baik.

  •       harus mampu mengorganisasikan kelas.

  •      harus mampu mengaktifkan suasana kelas.

  •     dan kembali ke awal,harus mampu menangani murid yang
              tidak mampu memanajemen waktu.


Jadi, hasil belajar saya yang saya dapatkan hari ini dan paling berkesan  adalah tentang "Keahlian Memanajemen Waktu"  


         Referensi
  • Santrock, John W. (2004). Psikologi Pendidikan, Edisi Kedua. Jakarta : Kencana Prenada Media Group. 
0 komentar

Fenomena Pendidikan

Hasil Diskusi Kelompok 8:

11018rika.blogspot.com
10013sw.blogusu.ac.id
08-046haa.blogspot.com

               Fenomena Kemajuan Teknologi

Dewasa ini, indonesia sedang mengalami perkembangan teknologi yang sangat pesat, diantaranya
banyak manusia yang menggunakan internet untuk mencari informasi, komunikasi yang biasanya dilakukan dengan tatap muka, sekarang ini bisa dilakukan dengan tatap muka.
            Internet bisa diakses oleh siapapun tanpa memandang usia. Dalam proses pembelajaran disekolah sekarang ini siswa sudah mulai menggunakan internet sebagai sunber belajar.
Dengan adanya account email dan blog akan mempermudah dosen ataupun mahasiswa untuk bertukar iinformasi yang berkaitan dengan mata kuliah Psikologi Pendidikan secara online.
Dengan adanya account email ini dosen yang tidak dapat hadir tetap bisa memberikan materi perkuliahan dan bisa melakukan diskusi dengan mahasiswanya.

Ini merupakan salah satu contoh bahwa internet bisa diakses oleh siapapun tanpa memandang usia.


 
;