Selasa, 05 Juni 2012

Kasus Stress & Health



Contoh Kasus Stress & Health

Pada kali ini rika akan memberikan contoh kasus dari Stress & Health.
Stress itu sendiri dapat diartikan sebagai respon yang tidak spesifik ketika seseorang mengalami perubahan situasi yang melampaui  batas kemampuan seseorang untuk mengatasinya.

Teori

Sumber stress itu sendiri terdiri dari:

1.       Faktor kepribadian terdiri dari:
·         Type A/Type B Behavior Patterns
·         Hardiness

2.       Faktor lingkungan terdiri dari:
·         Tindak Kriminal, Pelecehan seksual, dan Kekerasan
·         Kehilangan Anggota Keluarga
·         Terorisme
·         Bencana Alam
·         Gangguan Sehari-Hari
Kasus
Ketika saya berumur kurang lebih 4 tahun saya mengalami stress dimana saat itu orang tua saya bercerai dan akhirnya saya berpisah dengan ibu kandung saya, dimana ayah saya tidak mengizinkan ibu kandung saya untuk di asuh nya, peristiwa yang mungkin tidak terlupakan oleh saya ketika ayah saya menampar ibu kandung saya, mereka berantam hebat di hadapan saya, sementara saya hanya bisa menangis terisak-risak. Mereka berantam dengan hebatnya hampir bunuh-bunuhan di depan saya, saya menangis sekencang-kencangnya namun mereka tidak mendegarkan tangisan saya, kejadian seperti ini tidak hanya terjadi 1 atau 2 kali saja, akan tetapi berulang kali, hal seperti inilah yang membuat saya menjadi stress dimana saya takut untuk melihat orang-orang disekitar saya, bahkan melihat ayah saya saja saya menjerit “ Ampun Ampun” sambil berlari menuju kamar dan menjerit histeris sendirian. Ketika itu saya tidak mau berbicara pada siapapun saya hanya bisa memanggil “ibu ibu”, namun akhirnya stress saya tidak berlanjutan sampai sekarang karena ayah saya membawa saya ke terapi, untuk dilihat perkembangan saya. Dan alhamdulillah sampai sekarang saya tidak takut lagi melihat orang tetapi masih adalah segan dikit sama orang.



Pembahasan Kasus
Kasus saya tersebut termasuk stress yang diakibatkan oleh faktor lingkungan yaitu
1.      Tindakan kriminal dimana, karena saya sering melihat orang tua saya berantam tiap hari dan hampir bunuh-bunuhan akhirnya mempegaruhi situasi kondisi saya, saya jadi takut melihat orang dan terkadang saya menjerit histeris sendiri didalam kamar.

2.      Kehilangan keluarga(ibu kandung) dimana, karena saya  ketika kecilnya lebih dekat kepada ibu, ketika mereka bercerai akhirnya saya merasakan perubahan situasi dimana saya di asuh oleh ayah saya yang sedikit kejam, sehingga menimbulkan ketakutan yang berlebihan seperti ketika melihat ayah saya, saya berkata “ Ampun Ampun”.

Sekian contoh kasus dari rika, semoga dapat dimengerti.
Daftar Pustaka:


0 komentar:

Poskan Komentar

 
;