Jumat, 11 Mei 2012

Pengalaman Menggunakan Blended Learning







Wahhh, hari ini itu ya? hemmm dewa sekali :)




setelah 2 hari saya pelajari ternyata saya dapat menggunakan gtalk dengan sempurna meskipun ada 1 hal yang tidak dapat saya mengerti yaitu verbatimnya. wah wah setelah hari dimana saya harus diskusi dengan teman2 melalui blended learning, ternyata saya mengalami kesulitan ketika jaringan lelet disertai dengan suara-suara yang bising namun hal  tersebut tidak mematahkan semangat saya.

satu peristiwa yang buat saya panik yaitu ketika teman-teman kelompok lain sudah mengirim virbatim ke buk dina, saya,gita,dan rizki belum aktif juga gmailnya,  bentar-bentar aktif, bentar-bentar mati. tapi hal tersebutlah yang mengajarkan saya menjadi seorang yang optimis tidak pantang menyerah untuk trus mencoba,agar verbatim saya dapat terselesaiakan. namun ketika gmail saya aktif saya lanjutkan diskusi saya dengan gita dan rizki, nah baru membahas sedikit sudah lelet lagi jaringannya, sudah saya coba dengan menggunakan modem pun ternyata tidak bisa juga. akhirnya saya putuskan kembali untuk mengirim verbatim sementara saya ke buk dina ketika jaringan normal kembali, akan tetapi diskusi saya lanjutkan kembali ketika pukul 14.00 wib karena saya diberi kesempatan kepada buk dina berhubung jaringan lelet.



kendali atau sisi negatif dari blended learning yang terjadi menurut kasus diatas yaitu:
  • Media yang dibutuhkan sangat beragam, sehingga sulit diterapkan apabila sarana dan prasarana tidak mendukung.
  • Tidak meratanya fasilitas yang dimiliki pelajar, seperti komputer dan akses internet. Padahal dalam blended learning diperlukan akses internet yang memadai, apabila jaringan kurang memadai akan menyulitkan peserta dalam mengikuti pembelajaran mandiri via online.
sisi positif dari blended learning yang terjadi menurut kasus diatas yaitu : 
  • Pembelajaran terjadi secara mandiri dan konvensional, yang keduanya memiliki kelebihan yang dapat saling melengkapi.
  • Meningkatkan aksesbiltas. Dengan adanya blended learning maka peserta belajar semakin mudah dalam mengakses materi pembelajaran.

 Referensi
http://rizcafitria.wordpress.com/2011/04/30/blended-learning/

0 komentar:

Poskan Komentar

 
;